Skip to main content

SMANDA JADI TUAN RUMAH UKT

SMANDA- Sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan UKT ( Ujian Kenaikan Tingkat ) pada Sabtu, Minggu (12,13/1) panitia meresa senang. Ujian Kenaikan Tingkat merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh cabang MERPATI PUTIH setiap enam bulan sekali. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh SMA, SMK, SMP, dan SD se Kabupaten Purbalingga yang memiliki MERPATI PUTIH. Kegiatan tersebut bertujuan untuk MENAIKAN TINGKAT para peserta UKT dari dasar I ke dasar II karena dalam MERPATI PUTIH terdapat tingkatan-tingkatan para pesertanya. “Dalam persiapan kegiatan ini ya lumayan ribet la ya “. Kata Nurul Puji Rahmawati yang saat ditemui didampingi oleh Santi Wahyuni (Seksi Lapangan) yang dalam kegiatan tersebut sebagai PJ Kegiatan. Namun, menurut Nurul saat kita temui di sekitar lapangan utama SMANDA mengatakan kesulitannya dapat diatasi berkat kerjasama dari seluruh panitia atau seluruh sekolah yang mengikuti UKT kali ini. Panitia dalam kegiatan tersebut tidak hanya dari SMANDA, namun dari semua sekolah yang mengikuti UKT. Dalam kegiatan tersebut juga diikuti oleh seluruh Pelatih dari semua sekolah.
Dalam kegiatan itu sendiri sebenarnya puncak acara dilaksanakan pada hari Minggu, yaitu pematahan benda-benda keras oleh semua peserta. Dalam penilaiannya untuk menentukan peserta tersebut naik tingkat, tidak hanya dari pematahan benda keras, namun ada Tata Gerak, Ujian Tertulis dan Jalan Malam. Pesan Nurul dan Santi untuk semua peserta MERPATI PUTIH yang sudah naik tingkat yaitu untuk tetap semangat, serius berlatih dan mengukir prestasi sebanyak-banyaknya. Dalam mengakhiri wawancaranya Nurul dan Santi serentak mengucapkan MOTO MERPATI PUTIH yaitu “SUMBANGSIHKU TAK BERHARGA NAMUN KEIKHLASANKU NYATA” ( IA-2627/ ZC-2624 )

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...