Skip to main content

WANG LAOSHI NYANYI


Wang Laoshi lagi nyanyi

Kanan Umi, Tengah Danis, Kiri Chintia
Wang Fang (24), begitulah nama lengkap guru mandarin SMAN 2 Purbalingga yang didatangkan langsung dari China. Dia berkuliah di Universitas Henan, Sanghai. Wang Fang lahir pada tanggal 10 Oktober 1988. Dia mengajar di SMAN 2 Purbalingga selama 7 bulan. Selama di Indonesia dia memakai nama Putri tapi siswa lebih sering memanggilnya Wang Laoshi (guru Wang). 
Wang Laoshi
 Pada Januari 2012 kemarin Wang Fang dibri kesempatan untuk mengisi di acara lepas dan sambut kepala seolah SMAN 2 Purbalingga, dalam kesempatan itu dia akan membawakan lagu dari Ayu ting ting ‘Alamat Palsu’ dan dua lagu cina. Dia mengaku sangat senang dipilih untuk bernyanyi. “hen kaoshing !” Ujar Wang Fang dengan senyum. Untuk mengfalah lagu Alamat Palsu tersebut dia belajar selama dua jam saat sore hari dan satu jam pada malam hari. Hasil dari latihannya tidak mengecewakan karena dia ternyata bisa menyanyikan dengan lafal yang cukup  jelas dan tahu arti lagu yang tersebut, tapi sayangnya dia tidak bisa menghafalnya. “susah ya” ujar Wang Fang. Karena tidak hafal dengan lagu tersebut dia tidak jadi menyanyikannya di acara lepas dan samput kepala sekolah, dia hanya menyanyikan lagu dari negaranya sendiri yaitu cina. Saat tampil di acara tersebut dia memakai pakaian khas china berwarna putih dan celana jeans. Dia pilih warna putih karena warna tersebut adalah salah satu warna kesukannya, selain putih dia juga menyukai warna pink dan biru.

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...