Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2018

Coretan di atas kertas

Mentari telah tenggelam kembali keterpaduan Harum semerbak wewangi bunga Menghiasi taman ini Jauh di kota Nan permai Suasana lembut melambai - lambai Seseorang datang mengenakan jubah Yang berwarna hitam Dengan membawa kertas Dengan bernodakan darah di tangnnya tak seberapa pentingnya kain lusuh Yang mereka gunakan Untuk membalut luka Wajahnya dipenuhi dengan luka Tetesan keringat telah tercium Cucuran air mata Telah menetes ke bumi Kapankah perang ini sirna Kapankah secarik kertas terisi Kapankah tetesan darah ini akan hilang Aku hanya bisa merenungi tetesan di secarik kertas By: Firda Nova Oktariani.

Bulan Matahari

Bulan... Sinarmu membuat jalan ku terang Menyusuri setiap tapak kehidupan Disetiap kegelapan Secercah kegelapan muncul dalam dirimu Cahaya mu... Menunjukan jalan kehidupan Kemana ku harus melangkahkan kaki Membawaku pada jalan yang lurus Mengayunkan langkah demi langkah Mendampingi dalam sunyinya malam Sampai waktu yang mengubahnya Detik-detik waktu lah terus berputar Mebawa Mentari kembali Sinarnya yang terang Membuat dunia ini berwarna Membangunkan setia jiwa Tuk ukir cerita hidupnya Baik tawa maupun tangis Menyelimuti cerita ini Matahari siang Bulan malam Selalu berikan ku cahaya Walaupun punya arti beda Tapi tujuannya sama Menerangi bumi ini By: Anfi Pratiwi