Skip to main content

Lebih Baik Telat Daripada Tidak Sama Sekali

SMANDA
Anak-anak telat untuk sholat Idhul Adha di SMANDA

 (15/10) Pada Selasa pagi, SMA Negeri 2 Purbalinnga mengadakan sholat Idul Adha bersama yang bertempat di lapangan basket Smanda. Para siswa, para guru serta beberapa warga sekitar lingkungan SMA Negeri 2 Purbalingga tampak antusias dan khusyuk dalam melaksanakan sholat Idul Adha bersama ini. Namun tak jauh dari lokasi pelaksanaan sholat ini, terlihat beberapa siswa SMA Negeri 2 Purbalingga yang datang terlambat ke sekolah, tepatnya saat Narsanto sedang khotbah setelah shoat Idul Adha telah selesai dilaksanakan. Hal itu membuat para siswa yang terlambat itu terpaksa tidak mengikuti sholat Idul Adha berjamaah ini.
Sebut saja Amellia Valentina RS yang datang terlambat ke sekoah dan terpaksa tidak mengikuti sholat bersama di sekolah. Ia menjelaskan bahwa alasannya terlambat hadir di sekolah antara lain karena kurangnya informasi dari sekolah mengenai waktu pelaksanaan sholat di sekolah. “Sedikit malu dan sedih karena tidak bisa ikut sholat Idul Adha tahun ini di sekolah.” Ujar Amell saat ditemui sesaat setelah pelaksanaan sholat selesai. Tak jauh berbeda dengan Bagas Yoga P yang terlambat hadir pula di sekolah. “Aku berangkat dari rumah jam 6, tapi ternyata sampai di sekolah udah telat.” Begitu tuturnya saat ditanyai mengenai alasannya terlambat. Meskipun datang terlambat ke sekolah, namun para siswa tersebut tetap berkeyakinan bahwa tahun depan mereka masih bisa melaksanakan sholat Idul Adha tepat waktu.

SMANDA
Tetap tersenyum walaupun telat


Reporter : Hidayati Zulfa F.N

Redaktur : Widyatri Anggita

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...