Skip to main content

Dibalik Galaknya Satpam SMANDA

SMA NEGERI 2 PURBALINGGA
SMANDA UpDate

Jum’at (25/10), Subagyo satu-satunya satpam yang di SMA Negeri 2 Purbalingga menceritakan pengalamannya selama bekerja di SMANDA. Sebelum Subagyo bekerja menjadi satpam di SMANDA awalnya Ia bekerja sebagai tukang kebun, namun setelah 2 tahun bekerja di SMANDA sebagai tukang kebun, akhirnya Subagyo diangkat menjadi satpam di SMA Negeri 2 Purbalingga. 

Tugas Subagyo sebagai satpam antara lain adalah menerima tamu, mengamankan lingkungan sekolah, dan menertibkan siswa. Selama Subagyo menjadi satpam, dirinya tidak bisa lepas dari rasa lelah, apalagi jika ditambah bertugas jaga malam. Subagyo yang biasa dipanggil Pak Bagi oleh siswa siswi SMANDA ini dikenal sebagai satpam yang galak, karena kebiasaannya menggembesi ban sepeda motor siswa siswi SMANDA yang memarkir motornya kurang tertib. Hal tersebut dilakukannya demi kebaikan siswa tersebut. Subagyo juga berpesan agar siswa siswi SMANDA untuk menaati dan melaksanakan tata tertib. 

Oleh karena itu, kita jangan meremehkan tugas seorang satpam. Karena jasanya sangat besar dan dibalik galaknya satpam tersimpan kemuliaan hati demi keamanan SMA Negeri 2 Purbalingga. “Anak-anak SMA Negeri 2 Purbalingga itu cantik, ganteng, dan cerdas loh,” Ucapnya mengakhiri pembicaraan.

Report by Windi Saputri, Laras Nur T, Ayuanida, Hafizh A.M, Arif Muhamad
Redaktur by Widyatri Anggita

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

HUT SMANDA Ke-20

SMANDA UpDate Sabtu (31/08) SMA Negeri 2 Purbalingga sukses menyelenggarakan acara pentas seni dalam rangka memperingati hari ulang tahun sekolah. Suksesnya penyelenggaraan acara tersebut tentunya ditunjang dengan berbagai persiapan dan koordinasi yang baik dari semua pihak yang terkait. Sebelum jalannya pentas seni dalam rangka HUT sekolah ini, panitia acara tentunya telah mempersiapkan dengan matang sejak satu minggu sebelum hari berlangsungnya acara.  Persiapan yang dilakukan oleh panitia HUT menjelang acara tersebut terlaksana diantaranya adalah mempersiapkan panggung, menyediakan tempat duduk, mempersiapkan sound system, dan keperluan-keperluan lain. Setiap panitia telah ditentukan tugasnya masing-masing sesuai bidangnya. “Acaranya Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan sukses. Meskipun ada beberapa kendala, antara lain sempat mengalami kekurangan dana, kurangnya tenaga untuk menyiapkan panggung yang maksimal.” Ujar Hafid Sauma selaku Ketua Pelaksana acara HUT.  ...

SERTIJAB, Penyerahan Jabatan Juga Tanggung Jawab

SMANDA UpDate SMA Negeri 2 Purbalingga menggelar kegiatan serah terima jabatan OSIS dan SUB UNIT ekstrakulikuler pada Rabu (25/09). Kegiatan ini diikuti oleh semua warga SMA Negeri 2 Purbalingga. Diawali dengan pelantikan OSIS yang dilantik oleh Drs. Kustomo (kepala sekolah). Kemudian dilanjutkan dengan pelantikan seluruh SUB UNIT ekstrakulikuler dengan menandatangani surat serah terima jabatan dan penyerahan Panji dari pengurus periodel 2012/2013 pada periode 2013/2014. Acara diakhiri dengan pengucapan janji OSIS lalu doa. Tujuan pelantikan adalah untuk menyerahkan jabatan kepada ketua sub unit baru. Menurut Wahyuning Sediati yang sekarang menjadi ketua KIR, dirinya merasa senang bisa menjadi ketua, terharu, dan tidak menyangka dirinya dipilih menjadi ketua sub unit KIR. "Tanngung jawab saya sekarang lebih besar. Saya harus disiplin, mengkoordinasi semua anggota agar rajin berangkat., dan yang terpenting saya harus bisa mengayomi anggota saya. Harapan saya kedepan buat KIR...