Skip to main content

Dibalik Jalannya Idhul Adha 1434 H

SMANDA
Berlangsungnya Sholat Idhul Adha di SMANDA


Selasa (15/10), SMA Negeri 2 Purbalingga mengadakan Sholat Idhul Adha bersama dan pemotongan hewan kurban. Hal ini biasa dilakukan setiap tahunnya oleh SMANDA. Sholat Idhul Adha ini dilaksanakan di Lapangan Basket SMA Negeri 2 Purbalingga dan dilanjutkan pemotongan hewan kurban di Lapangan Utama SMA Negeri 2 Purbalingga. Menurut Achmad Narsanto selaku Pembina Ekstrakurikuler Rokhis persiapan untuk kegiatan ini cukup matang karena sejak hari Sabtu (12/10) pasca Ulangan Tengah Semester (UTS) seluruh anggota OSIS, Rokhis, dan Waka Kesiswaan mengadakan rapat untuk lancarnya kegiatan ini. Dan untuk masalah hewan kurban SMA Negeri 2 Purbalingga  menyembelih sapi metal yang dipesan 1 bulan yang lalu dari mantan guru SMANDA, yang kebetulan beliau mempunyai peternakan sapi di Mangunegara dan untuk cara pembagian daging kurbannya OSIS dan Rokhis selaku panitia acara ini bekerja sama untuk mendistribusikan ke masyarakat, yaitu 70 % untuk masyarakat sekitar dan 30 % untuk panitia,” ungkap Narsanto saat berada di gedung baru SMANDA.

Selain merupakan agenda tahunan, acara Idhul Adha SMA Negeri 2 Purbalingga juga bertujuan untuk kebersamaan antara guru, siswa dan masyarakat. “Secara keseluruhan, acara Idhul Adha SMANDA tahun ini alhamdulilah sukses dilaksanakan,” ujar guru agama ini. Harapan beliau untuk Idul Adha 1434 H di SMA Negeri 2 Purbalingga yaitu untuk melatih para siswa tentang berkurban, khususnya kelas X yang tahun ini baru melaksanakannya di SMA Negeri 2 Purbalingga, dan yang pasti semoga kurban smanda tahun ini bisa diterima Allah SWT.

Achmad Narsanto selaku Pembina Rokhis

















Report : Dias Pradika dan Ari Widiani

Redaktur : Widyatri Anggita

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...