Skip to main content

Serunya Pemilihan Putra Putri MPUKO

         
SMANDA
Putra Putri MPUKO
 SMANDA UpDate


Jum’at (16/08), SMA Negeri 2 Purbalingga melanjutkan kegiatan Masa Perkenalan Unit Kerja OSIS (MPUKO) dengan memilih Putra Putri MPUKO. Putra Putri MPUKO yaitu siswa kelas X yang mempunyai keberanian dan percaya diri dalam  acara MPUKO yang dipilih dengan cara maju ke depan untuk mengikuti games atau kuis yang telah disediakan. Games atau kuis yang harus diikuti yaitu joged. Jogednya pun tidak hanya sekedar joged biasa, namun dipilih yang lebih gokil dan kocak. Setiap kelas mengirim 4 anak yaitu 2 putra dan 2 putri untuk ikut joged Caesar yang sedang trend kali ini, lalu dipilih 8 putra 8 putri dengan joged yang paling gokil dan kocak dan dilanjut seleksi joged dengan saling rebut kursi kemudian diambil 2 putra dan 2 putri untuk joged yang paling bagus untuk dijadikan Putra Putri MPUKO. Acara pemilihan ini dilakukan di Lapangan Utama SMA Negeri 2 Purbalingga pukul 9.30-11.00.

 Acara pemilihan Putra Putri MPUKO juga baru tahun ini dilaksanakan dikarenakan pada saat MOPDB tahun ini tidak ada Raja dan Ratu MOPDB. Untuk hadiahnya bagi Putra Putri MPUKO yaitu snack yang dibawa oleh siswa kelas X saat MPUKO.
            Tahun ini yang terpilih menjadi Putra Putri MPUKO yaitu putranya oleh Riefan Ardiansyah Bachtiar (X IIS 1) dan putrinya oleh Novian Saputri (X IIS 1). Mereka berdua merasa senang karena terpilih menjadi Putra Putri MPUKO tahun ini, selain itu Putra Putri MPUKO yang terpilih dari X IIS 1 semua. Hal itu membuat mereka semakin bangga. “Senang bisa jadi putri MPUKO terus juga bisa bikin yang lain ketawa, tapi malu juga waktu joged,” ujar Novian Saputri yang terpilih menjadi Putri MPUKO. “Pada seneng banget waktu lagi pemilihan Putra Putri MPUKO, heboh, rame, mukanya adik kelas kembali cerah bersemangat,” kata Pardani Nurlaili (XI IPS 5) salah satu panitia MPUKO tahun ini.

Reporter by Widyatri Anggita

Redaktur by Widyatri Anggita

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...