Skip to main content

Partisipasi SMANDA Di Karnaval Purbalingga

SMA NEGERI 2 PURBALINGGA
PASUKAN SMA N 2 PURBALINGGA
SMANDA UpDate 

Hari ini Senin (19/8) SMA Negeri 2 Purbalingga ikut berpartisipasi dalam Karnaval Penyemarak HUT RI ke-68. Acara yang diadakan di Purbalingga dengan mengelilingi rute Kota Purbalingga dan Finish di pertigaan Selatan Alun-Alun Purbalingga ini menampilkan ratusan kesenian, kreatifitas, dll. 

Menjadi salah satu partisipan dalam kegiatan tersebut, SMA Negeri 2 Purbalingga sukses memukau masyarakat yang hadir saat beraksi di panggung kehormatan. Menamilkan Merpati Putih, Teater Brankas, Tari dan beberapa ektrakurikuler lain semua tergolong sukses. Merpati Putih menampilkan pematahan dragon dan kikir, namun dalam pematahan kikir ada satu yang gagal dikarenakan waktu pentas yang sangat sedikit. Teater Brankas menampilkan drama mini kolaborasi dengan Merpati Putih dengan mengusung tema Korban BBM Mahal. Tari Tradisional menjadi penampilan dance di panggung kehormatan. 

Mengikuti event karnaval meski cape namun tetap semangat karena kegiatan tersebut untuk memperingati HUT RI ke-68. Seperti dituturkan Yuyun Pangesti anggota Teater Brankas yang ikut dalam karnaval, dirinya mengaku senang mengikuti rangkaian karnaval untuk menyemarakan HUT RI tersebut meski kondisi badan masih kurang baik pasca menjadi panitia kegiatan Masa Pengenalan Unit Kerja OSIS (MPUKO) yang selesai Sabtu (17/8) lalu.

Menurut Yuyun, wakil SMA Negeri 2 Purbaligga sukses menampilkan kreasinya di panggung kehormatan hingga memukau masyarakat yang hadir dalam acara tersebut. "Untuk Purbalingga khususnya dan Indonesia umumnya penguasa ingatlah pada rakyat! Kita merdeka bukan sendiri-sendiri tapi bersama, penguasa tak dapat berdiri tanpa rakyat sekian&terimakasih:)" Pesan Yuyun Pangesti untuk Indonesia yang lebih baik. 

SMA NEGERI 2 PURBALINGGA
DRAMA MINI MP DAN TEATER BRANKAS "KORBAN BBM MAHAL"

Report by Umy Amanah 
Redaktur by Umy Amanah

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...