Skip to main content

Masa Pengenalan Unit Kerja OSIS (MPUKO)

SMA NEGERI 2 PURBALINGGA
Keadaan saat Upacara Pembukaan
SMANDA UpDate         

Kamis (15/08), SMA Negeri 2 Purbalingga mengadakan kegiatan Masa Pengenalan Unit Kerja OSIS (MPUKO). Kegiatan ini diselenggarakan selama 3 hari mulai tanggal 15-17 Agustus 2013. Kegiatan MPUKO diikuti oleh seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Purbalingga. MPUKO diadakan dalam rangka memperkenalkan semua unit ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Purbalingga kepada siswa kelas X. Acara MPUKO berisi sejumlah kegiatan yang wajib dilaksanakan dan dipatuhi oleh siswa kelas X, salah satunya adalah jalan kaki dengan menempuh jarak sekitar 8,5 kilometer yang didalamnya terdapat 4 pos. Pos yang pertama yaitu tentang PBB, pos kedua yaitu tentang pengetahuan umum, pos ketiga yaitu tentang kreatifitas, dan yang pos keempat yaitu tentang kepemimpinan. Sebelum kegiatan dimulai peserta mengikuti upacara pembukaan di Lapangan Utama dengan pembina  yaitu Drs. Kustomo (Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Purbalingga). Dan dilanjutkan dengan mengumpulkan perlengkapan di Lapangan Basket SMA Negeri 2 Purbalingga.

“Perlengkapan yang dibawa untuk kegiatan ini diantaranya kartu peserta, tas kosong, air minum, bendera sangga, permen, makanan ringan, dan masih banyak yang lain. Uang yang dikeluarkan untuk membeli perlengkapan ini cukup banyak. Yang paling sulit diantara lainnya adalah lolipop jahe dan hadiah untuk kakak senior dengan nota seharga 2013,” ujar Angga siswa kelas X MIPA 1 dari sangga Ki Hajar Dewantara. Angga juga menjelaskan bahwa dirinya mencari perlengkapan tersebut pada hari-hari sebelum MPUKO dimulai, tentunya dengan dibantu oleh ibu, teman, dan kakaknya. Ia juga merasa senang mengikuti kegiatan ini karena dapat berkumpul dengan teman-teman serta mendapat teman baru. Walaupun rasa lelah datang menghampiri, namun harus tetap semangat dalam menjalani kegiatan ini. 



SMA NEGERI 2 PURBALINGGA
Saat Pengumpulan Perlengkapan

SMA NEGERI 2 PURBALINGGA
Pada Pos Pertama melakukan kegiatan PBB




Reporter by Tri Nur Rochmah
Redaktur by Widyatri Anggita

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...