Skip to main content

Life Skill Tidak Gunakan Jamur Saat Promosi

SMA NEGERI 2 PURBALINGGA
Saat Promosi Life Skill

SMANDA UpDate

            Kamis (15/08), sub unit Life Skill mengadakan promosi saat acara Masa Pengenalan Unit Kerja OSIS (MPUKO) di SMA Negeri 2 Purbalingga. Promosi Life Skill kali ini mulai sekitar pukul 20.30-21.00 WIB yang bertempat di Laboratorium Kimia SMA Negeri 2 Purbalingga. Ekstrakurikuler Life Skill kali ini menampilkan promosi yang berbeda dari tahun sebelumnya. Kali ini Life Skill membuat Nata De Coco, Yoghurt, Kripik atau Krupuk Wortel. Yang membedakan dari tahun lalu, kali ini sub unit Life Skill tidak membuat jamur dikarenakan proses pembuatannya yang cukup lama sekitar satu bulan. Selain itu juga karena ruang Life Skill sekarang dijadikan ruang kelas X IIS 4 dan akhirnya ruang Life Skill harus pindah ke ruangan sebelah Laboratorium Biologi yang lebih sempit, sementara untuk mengolah jamur sendiri dibutuhkan tempat yang cukup luas. Selain itu yang membedakan dari tahun lalu yaitu saat promosi Life Skill membuat yoghurt dan keripik atau kerupuk wortel. Untuk membuat yoghurt dan keripik atau kerupuk wortel sendiri adalah ide dari angkatan kelas XI. Tahun ini dibuat berbeda supaya tidak bosan dengan Nata De Coco dan Jamur.
            Untuk pembuatan Nata De Coco, Yoghurt, dan Keripik atau Kerupuk wortel membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Namun pembuatannya tidak dilakukan dalam waktu satu hari sekaligus. Cara pembuatannya pun diajari oleh kelas XII, tetapi jika kelas XII ada yang kurang paham biasanya tanya kepada Wati dan Heni selaku Pembina Life Skill. Kesulitannya sendiri saat mempersiapkan untuk promosi yaitu ruangan yang sempit dan drum yang berat sehingga sulit untuk mengangkat drum air kelapa saat akan disaring. “Waktu promosi deg-degan banget, takut ngga ada yang ikut. Trus diliatin banyak sama adik kelas. Tapi puas juga adik kelas pada doyan Nata De Coco sampai abis Nata De Coconya,” ujar Amalia Wiranti (XI IPA 2) salah satu anggota Life Skill.


Reporter by Widyatri Anggita

Redaktur by Widyatri Anggita

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...