Skip to main content

SMANDA Punya Wajah Baru

SMA NEGERI 2 PURBALINGGA
Taman SMANDA
SMANDA UpDate

Sabtu (23/11) SMA Negeri 2 Purbalingga tengah berupaya memperindah fasilitas sekolah. Salah satunya dengan cara pembuatan taman di halaman depan sekolah. Dalam pembuatan taman tersebut, pihak sekolah mengatur semua hal yang berkenaan dengan pembuatan. Sedangkan untuk desainnya, sekoalh menyerahkan kepada para pekerja taman itu sendiri. "Kami dari sekolah hanya mengatur jalannya pembangunan, selebihnya mereka lebih tahu apa baiknya." tutur Harsono selaku Waka SARPRAS SMANDA.
Ia juga menambahkan bahwa pembuatan taman tersebut memakan waktu sekitar 15 hari dari mulai pembangunan pondasi sampai selesai. Untuk biaya yang dihabiskan, dapat ditaksir mencapai 10 juta rupiah. Biaya tersebut mencakup bahan material, upah bagi para pekerja dan selebihnya untuk pembelian tanaman. Untuk biaya pembelian tanaman, kurang lebih menghabiskan dana 1 juta rupiah. Tanaman tersebut diantaranya rumput gajah, daun pucuk merah, palem dan bunga sepatu.
Dibuatnya taman tersebut diharapkan dapat menambah keasrian lingkungan di SMANDA. Dan dengan ikut menjaga taman yang telah dibuat, berarti kita ikut berpartisipasi dalam program penghijauan sekolah dan bumi. "Saya mengharapkan kepedulian siswa dalam menjaga semua fasilitas yang telah dibuat sekolah, sehingga dapat berguna sebagaimana mestinya." ucap guru humoris tersebut mengakhiri pembicaraan.


Report by Dias Pradika, Mega Kholi Nabila
Redaktur by Irma Ratnasari


SMA NEGERI 2 PURBALINGGA
Mega dan Pak Harsono








Comments

  1. kalo boleh usul, itu Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana, bukan seksi . . . :D

    ReplyDelete
  2. Eizara : Terimakasih atas koreksinya, akan kami perbaiki.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...