Skip to main content

Peraturan Unik Perpustakaan SMANDA

PERPUSTAKAAN SMA NEGERI 2 PURBALINGGA

SMANDA UpDate

Perpustakaan merupakan tempat bagi para pengunjungnya untuk dapat menikmati berbagai bacaan yang bermanfaat, juga merupakan fasilitas yang dapat membuat orang yang mengunjunginya dapat menambah wawasan dari bacaan yang dibaca. 

Tentunya setiap perpustakaan memiliki berbagai macam peraturan dari mulai yang umum sampai khusus. Perpustakaan yang dimiliki SMA Negeri 2 Purbalingga mempunyai sebuah peraturan khusus. Yaitu jika meminjam buku pelajaran, maka pada harinya harus segera dikembalikan. Menurut petugas perpustakaan, ini dikarenakan jumlah buku yang terbatas. Untuk kegiatan belajar mengajar, setiap kelas masing-masing mendapatkan separuh dari jumlah buku.
Selain itu, terdapat pula peraturan yang berlaku bagi seluruh peminjam buku di perpustakaan SMANDA. Yaitu jika terlambat mengembalikan buku akan dikenakan denda sebesar Rp 200/hari. “Kalau dendanya terlalu besar tentunya akan memberatkan siswa. Karena pada dasarnya denda digunakan sebagai peringatan saja agar siswa dapat lebih disiplin sehingga mengembalikan buku tepat waktu,” ungkap Aan. Uang hasil denda para siswa tersebut digunakan untuk membeli buku-buku ataupun kelengkapan sarana di perpustakaan. Namun denda itu sering diabaikan oleh para siswa. “Jadi perlu dinaikkan ya dendanya menjadi Rp 5000 Ya nanti kita pikirkan,” tutur Aan sambil tertawa dan mengakhiri percakapan.


Report by Dwi Yuna Gusmi dan Faros Tri
Redaktur by Widyatri Anggita

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...