Skip to main content

Study Ilmiah KIR SMA NEGERI 2 PURBALINGGA


Selasa (17/6) KIR (Kelompok Ilmiah Remaja) SMA NEGERI 2 PURBALINGGA melakukan Study Ilmiah ke Sanggaluri Park. Acara ini adalah acara yang di lakukan setiap tahun.

Acara tersebut dimulai pukul 08.00 WIB dengan sambutan dari Sumarsis, S. Pd selaku waka kesiswaan SMA NEGERI 2 PURBALINGGA dilanjutkan doa kemudian rombongan yang terdiri dari 4 bus pergi ke Sanggaluri Park di dampingi oleh Eni Prasetyaningrum, S. Pd selaku Pembina KIR SMA NEGERI 2 PURBALINGGA. “Sesampainya di sana, kami di pandu dengan Pemandu wisatanya mengamati berbagai jenis reptil dan serangga, selain itu kami juga mengamati berbagai temuan yang menarik di museum Iptek, mengamati bermacam-macam uang di museum logam dan mengamati wayang dan peninggalan sejarah lainnya di museum wayang”. Ujar Hendriana Mutiara Aji dari kelas X MIA 1, salah satu peserta kegiatan ini.

Setelah mengamati,anggota KIR kelas X, mengelompok untuk menyusun KTI (Karya Tulis Ilmiah) untuk menyimpulkan materi yang telah duamati . ”Waktu membuat KTI saya dan kelompok sempat bingung sebab kekurangan materi dan memilih judul yang menarik,walaupun sudah di terangkan sama pemandunya tapi materinya masih umum belum yang khusus”. Ujar anggota yang meneliti Proses pengawetan Kupu-kupu bersama anggotanya yang lain. Namun, walaupun sempat menuai kesulitan, ia dan kelompoknya mampu mempresentasikan hasilnya dengan baik berkat kerjasama dari anggota tentunya. ”Kesan saya mengikuti Study Ilmiah ini adalah dapat menambah pengetahuan ,walaupun saya sudah pernah kesana tapi kali ini dapat mengetahui secara detail hewan-hewan yang ada di sana dan menambah kerjasama diantara anggota KIRyang lainnya”Ujarnya.


Report by Windi Saputri
Redaktur by Akmal Al Ajial

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...