Skip to main content

EKSPO PELAJAR, LIFE SKILL SMANDA PANEN NATA DE COCO



Anggota ekstrakulikuler life skill yang sedang memanen nata de coco di SMANDA untuk keperluan Ekspo, Selasa (17/11)

Panen nata de coco oleh anggota ekstrakulikuler Life Skill ini dilakukan di ruang penyimpanan Nata de coco, Selasa (17/11). Nata de coco ini dibuat untuk ekspo pelajar yang akan diselengggarakan tanggal 26 November 2015. Renacanya ekstrakulikuler Life Skll ini juga ikut menjual produk siswa, yaitu dengan menjual hasil nata de coconya. Pembuatan nata de coco memerlukan waktu satu minggu sebelum dipanen. Setelah proses pemotongan, nata de coco dicuci dan dibiarkan selama tiga hari, setelah itu nada de coco direbus dan sudah siap untuk dikonsumsi. Nata de coco yang sudah siap dikonsumsi ini bisa tahan sampai 2-3 minggu. Bahan dasar dari nata de coco ini adalah air kelapa, “Sebelum kami membuat nata de coco biasanya kami memesan kelapa sehari sebelum produksi”, ujar Farid. Ide pembuatan nata de coco ini dicetuskan oleh Rahayu Cahya Rodinda, Nata de coco yang dibuat oleh Life Skill ini merupakan satu-satunya Nata de coco di Purbalingga yang diproduksi oleh siswa. Nata de coco buatan Life Skill ini juga pernah mengikuti event, seperti event yang diselenggarakan di Banjarnegara. Selain nata de coco ekstrakulikuler Life skill juga mmembuat makanan lain seperti, Roti akar kelapa, Nuget Tempe, Nuget pisang, dll.
Reporter : Formanes Syah Akbara Difa Nadila Utami
Redaktur : Yuli Setiyaningsih

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...