Skip to main content

Persiapan SMANDA Jelang Gladi Widya Cakra Adhi Birawa

 SMANDA UpDate

(06/09) Para siswa SMA Negeri 2 Purbalingga kembali akan mengukir prestasi dengan mewakili nama sekolah serta nama kota Purbalingga dalam lomba Gladi Widya Cakra Adhi Birawa. Lomba yang merupakan lomba tingkat provinsi itu akan segera dilaksanakan pada tanggal 19 sampai 24 September 2013 di Semarang, tepatnya di Puskepram Candra Birawa. Yang mewakili Purbalingga dalam lomba tersebut bukan hanya dari SMA Negeri 2 Purbalingga, tetapi dari SMA Negeri 1 Purbalingga. Khusus dari SMA Negeri 2 Purbalingga mengeluarkan tim putri, sedangkan dari SMA Negeri 1 Purbalingga mengeluarkan tim putra. Dua sekolah tersebut merupakan pemenang pada lomba sebelumnya saat Gladi Perwira Tanjung Kusuma. Yang mengikuti lomba tersebut dari pihak SMA Negeri 2 Purbalingga adalah Ajeng Ma'rifah, Alfira Putri Prabansari, Rizki Kurniawati, Dian Naelur, Putri Pradani, Santi Wahyuni, Deni Tri Utami, Nilawati, Novian Dwi Taminingsih, dan Laelita Sefria Nanda. Masing-masing memiliki bidang lomba sendiri-sendiri. Diantaranya adalah LCTP untuk Ajeng, Alfira, Novian. Lalu news presenter untuk Ajeng. Scouting Skill untuk Putri, Deni, Dian, Laelita, Santi. Ngadi Saliro untuk Putri. KTI untuk Nilawati. Dan TTG untuk Deni serta Rizki. "Persiapan yang dilakukan selama 2 bulan sebelum pelaksanaan lomba adalah training center, yang biasa dilaksanakan hari Rabu, Sabtu, dan Minggu." Ujar Ajeng Ma'rifah sebagai salah satu siswi dari SMA Negeri 2 Purbalingga yang mengikuti lomba tersebut. Ajeng juga menambahkan bahwa tujuan dari training center tersebut adalah para peserta dibimbing menurut bidang lomba masing-masing dan dituntut untuk bisa menguasai bidang lombanya, guna mengharumkan nama sekolah dan nama Purbalingga. Siswi yang mengikuti 2 lomba sekaligus itu mengatakan bahwa lomba LCTP atau kepanjangan dari Lomba Cepat Tepat Pramuka itu menuntut agar peserta lombanya memiliki pengetahuan luas tentang pramuka. Sedangkan lomba news presenter merupakan lomba yang mengharuskan peserta lombanya membuat berita dalam bahasa Inggris dalam waktu 5 menit dengan tema yang ditentukan dari pihak pelaksana lomba, dan setelah itu dibacakan layaknya seorang news presenter atau pembawa acara berita sesungguhnya. "Harapanku, dengan perjuangan ini, sampai rela menyita waktu belajar pelajaran karena harus mempelajari materi untuk lomba, semoga yang sudah dilakukan itu tidak sia-sia. Semoga tidak mengecewakan nama SMA Negeri 2 Purbalingga dan nama Purbalingga. Karena menurutku, sebenarnya kemenangan juga berasal dari kesiapan dan kesanggupan." Kata Ajeng dengan penuh harap. Kita doakan semoga kawan-kawan kita yang akan mengikuti lomba bisa meraih suksesnya. Amin.



Report by Hidayati Zulfa
Redaktur by Ghalia Dyandra Y. A

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...