Skip to main content

PEMBAI'ATAN CABA'26

PEMBAI'ATAN CABA'26 
AMBALAN GADJAH MADA-SARASWATI


Jum'at(18/01) SMA N2 Purbalingga telah mengadakan kegiatan pembai'atan Calon Bantara GAMASASTI Angkatan 26.

Pembai'atan merupakan kegiatan rutin tiap tahunnya yang juga merupakan salah satu dari program kerja sub unit Pramuka Ambalan Gadjah Mada-Saraswati SMA N2 PURBALINGGA. Dimana pesertanya adalah Calon Bantara kelas 10 yang minat mengikuti Bantara. Tahun ini pembai'atan diadakan pada hari Jum'at-Sabtu, 18-19 Januari 2019.

"Tujuan utama kegiatan ini yaitu untuk melatih mental, fisik serta untuk untuk mempererat tali silatutahmi antar sesama CABA. 
Dan CABA itu diambil sumpahnya atau dibai'at melalui beberapa serangkaian kegiatan diantaranya melalui Siraman. Dan harapannya kedepannya CABA itu bisa menjadi Bantara yang sesungguhnya ", ujar Rakhmat Bayu Ramadhan selaku Ketua Pelaksana.

 "Anggota CABA yang mengikuti kegiatan ini sekitar 79 anak. Banyak dari CABA yang keluar sebelum Pembai'atan. Adapun mereka yang keluar, dengan berbagai macam alasan. Sebagai contoh banyak dari mereka yang tidak di izinkan oleh orang tuanya. Mungkin juga ada dari mereka yang daya tahan fisiknya kurang", ujar Rakhmat Bayu Ramadhan.

Dari tahun ke tahun terdapat beberapa perbedaan mengenai Pembai'atan CABA. Seperti tahun ini  juga berbeda dengan tahun sebelumnya. "Kalau tahunnya saya, pencarian TKU itu langsung ke TKUnya, tapi baru sebelah. Dan yang tahun sekarang itu baru sepasang duplikat TKU. Bukan itu saja, untuk tahun ini materi mengenai pengurusan jenazah juga ditiadakan", ujar Rakhmat Bayu Ramadhan.

Harapan dari diadakannya acara ini, semoga CABA bisa menjadi BANTARA yang sesungguhnya, bisa mengambil hal-hal yang baik dari kegiatan ini. Dan semoga CABA anggotanya tidak berkurang, dan untuk kegiatan selanjutnya CABA bisa melaksanakannya.

Reporter : Fida Nur Illahi
                 : Nofita Nur Safitri
                 : Agustina Tri Wardani

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...