Skip to main content

BANGGA MEWAKILI SMANDA USAI LOLOS PASKIPROV

Upacara hari kemerdekaan 17 Agustus memang masih cukup lama, namun pemilihan petugas upacara sudah di mulai dari sekarang. Hari pertama, Rabu 22/4/2015 telah di laksanakan seleksi pasukan pengibar bendera untuk kabupaten (PASKIKAB) di dalam GOR Gelora Goentor Darjono.

Hasilnya adalah 6 siswa dari pasukan pengibar bendera SMA Negeri 2 Purbalingga (PASMUDA) terpilih menjadi PASKIKAB di kabupaten Purbalingga, diantaranya adalah Haryo (X IIS 1), Robby Siti Anisa (X IIS 3), Carmeylita (X IIS 1), Risaldi (X IIS 5), Nanda Mohammad (X IIS 3) dan Nurhanifah (X MIA 1). Pada hari kedua Kamis 23/4/2015, siswa-siswi yang telah terpilih menjadi PASKIKAB di selseksi kembali untuk menjadi PASKIPROV di Semarang Jawa tengah.

Dari hasil seleksi tersebut, Purbalingga mendapatkan 2 calon yang akan berangkat ke Semarang untuk di seleksi kembali. 2 calon tersebut salah satunya adalah siswi dari SMA Negeri 2 Purbalingga, yaitu Nurhanifah (X MIA 1).

“Rasanya seneng dan bangga bisa mewakili Purbalingga dari sekian banyak siswa, padahal Awalnya aku sempat pesimis karena ada luka di wajah aku, padahal kata pembina, face juga dapat mempengaruhi,” Ungkapnya saat di wawancarai usai seleksi.

Nurhanifah di samping kanan kegiatan seleksi PASKIPROV tidak seberat tes PASKIKAB yang kegiatannya adalah tes fisik seperti lari mengelilingi GOR 3 kali, pengecekan postur tubuh dan lain – lain. Namun lebih menekankan pada keterampilan dan akademik.

Kegiatan seleksi PASKIPROV yaitu tes bakat dan seni dan wawancara menggunakan bahasa inggris. “ Pas tes bakat seni, aku nampilin macapat dan waktu wawancara bahasa inggris itu si sebenernya lancar-lancar aja, cuma ada sedikit hambatan kecil, yaitu aku lupa bahasa inggrisnya bawang goreng, waktu di tanya prosedur cara membuat mi goreng. Yahh.. walaupun agak grandet- grandet gara - gara bawang goring, akhirnya dengan sedikit bantuan dari pewawancara aku bisa.” Terang Nurhanifah.

Dua siswa wakil dari Purbalingga yang akan diberangkatkan ke Semarang yakni Nurhanifah dari SMA Negeri 2 Purbalingga dan Dava dari SMA Negeri 1 Purbalingga.

“Semoga aku bias lolos ke PASKIPROV dan melanjutkan ke PASKINAS (Pasukan Pengibar Bendera Nasional).” Ungkap Nurhanifah.

“Harus tetep semangat walaupun persyaratannya semakin banyak terutama tes TOEFL  jangan sampe lupa kosakata lagi, dan tes fisiknya pasti lebih berat.” Imbuhnya.


Reporter : Yuli Setiyaningsih
Redaktur : Akmal Al Ajial

Comments

Popular posts from this blog

Ruang Kelas Baru, Semangat Baru

SMANDA UpDate Pembangunan ruang kelas baru telah selesai. Ruang kelas baru ini sudah mulai dipergunakan untuk kelas XI IPA 1 sampai XI IPA 4, yang letaknya berderet persis. Pembangunan yang memakan waktu sekitar 4 bulan dan telah selesai pada awal semester 2 ini disambut rasa senang oleh para siswa dari XI IPA yang menempati ruang tersebut. Pasalnya, para guru memang menjanjikan para siswa bahwa ruang kelas yang baru akan segera dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada awal masuk sekolah yaitu awal bulan Januari. Sebelumnya, kelas XI IPA 2 sempat mempergunakan ruang laboratorium kimia. Sedangkan kelas XI IPA 3 sempat mempergunakan ruang laboratorium fisika. Dan kelas XI IPA 4 menggunakan ruang kelas biasa, yang sekarang menjadi ruang Pendidikan Agama. "Ruang kelas yang baru ini nyaman rasanya. Mungkin kar ena masih baru, meja kursi serta papan white board pun masih baru dan bersih tanpa coretan. Hanya saja, papan tulisnya kurang panjang." ungkap Ama...

Ulangan Bertumpuk Tak Jadi Masalah

Foto Kurnia Ni'matul Muflihah SMANDA UpDate Minggu (08/09), Kurnia Ni'matul Muflihah yang merupakan ketua kelas dari XI IPA 2 mengungkapkan kalau akhir-akhir ini banyak ulangan dari berbagai mata pelajaran yang seringnya bersamaan dalam satu hari, hal ini dikarenakan materi setiap mata pelajaran selesai secara bersamaan. Tapi ulangan adalah sebuah kewajiban yang seorang pelajar yang harus dijalani. Kalau menurut Kurnia, ulangan banyak itu tidak masalah "asal kita juga udah belajar mateng" ujarnya. Dia mengistilahkan saat UTS atau UKK tiba itu sama aja ulangan, UTS atau UKK kita bisa melewati itu kenapa yang ulangan harian yang misalnya cuma sehari 2 kali tidak bisa, itu kan sudah resiko jadi pelajar. Ada beberapa tips dari Kurnia supaya kita bisa menghadapi ulangan yang bertumpuk-tumpuk dalam sehari yaitu belajarnya itu jangan borongan, jadi setiap ada waktu luang kita bisa belajar daripada untuk kegiatan lain yang kurang bermanfaat dan kalau misalnya mudah...

Life Skill Kebanjiran Order

SMANDA UpDate Tidak hanya perusahaan, SMANDA rupanya juga mempunyai kemampuan menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Sub unit Life Skill misalnya, akhir-akhir ini mereka sedang banjir order pembuatan nata de coco. Dita Setiyo Fani yang merupakan anggota Life Skill itu sendiri menuturkan antusias nya menghadapi pesanan konsumen dari masyarakat luar SMANDA. "Pengalaman pertama yang mengesankan buat saya, bisa menambah pengetahuan tentang tutorial membuat suatu produk yang nikmat." ujarnya Rabu (27/11) kemarin. Proses pembuatan nata de coco diawali dengan pembersihan peralatan agar steril, dlanjutkan dengan penyaringan sari kelapa, untuk sari kelapa itu sendiri di pesan khusus kepada penjual. Selanjutnya perebusan sari kelapa sampai mendidih, dan pencampuran bahan-bahan lainnya. Setelah semua tercampur rata dan mendidih, langkah terakhir adalah pendinginan dalam nampan yang telah disipakan dan didiamkan dalam jangka waktu kira-kira satu minggu. Rupanya pembua...